Ternate, 27/3 (Antara/FINROLL Lifestyle) - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut), akan segera memperbaiki rumah warga di Pulau Obi yang rusak berat dan ringan akibat gempa berkekuatan 7,0 SR yang melanda daerah itu pada 14 Maret 2010. 

Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halsel Dahrun Samad ketika dihubungi di Labuha, Sabtu, mengatakan, tim yang diturunkan ke Pulau Obi telah melakukan pendataan rumah warga dan fasilitas umum yang rusak akibat gempa untuk segera diperbaiki 

Sesuai laporan dari tim tersebut, rumah warga di Pulau Obi yang perlu diperbaiki sebanyak 31 unit, terdiri atas 24 unit rusak ringan dan tujuh unit rusak berat. 

Sedangkan fasilitas umum yang rusak sebanyak empat unit yakni sekolah, gereja, masjid, dan dermaga masing-masing satu unit. 

Perbaikan rumah warga dan fasilitas umum tersebut akan menggunakan dana APBD Halsel 2010, namun jumlah rillnya belum diketahui karena masih dihitung. 

Dahrun mengatakan, sebelumnya Pemkab Halsel telah menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada para korban gempa di Pulau Obi, yakni berupa bahan makanan, obat-obatan, alat dapur dan pakaian. 

Sejumlah instansi di Halsel, di antaranya Polres Halsel dan Kodim 1509 Halsel juga telah memberikan bantuan bahan makanan dan obat-obatan kepada para korban gempa di Pulau Obi. 

Kedua institusi itu juga menurunkan personel untuk membantu warga sehari setelah terjadinya gempa lalu. 

Dahrun menambahkan, gempa yang terjadi di Pulau obi tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, karena masyarakat di sana sudah mengetahui tindakan yang harus dilakukan sesaat setelah terjadinya gempa, yakni bergegas ke luar rumah atau berlindung di bawah meja dan tempat tidur. 

Pemkab Halsel bersama instansi terkait lainnya telah berulangkali melakukan sosialisasi kepada masyarakat mengenai cara menghindari terjadinya korban kalau ada gempa. (T.PK-AF/L002/27-03-2010)