Ternate, 16/1 (Antara/FINROLL Lifestyle) - Perahu bermotor (long boat) tenggelam di perairan Babang, Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut), akibat dihantam gelombang setinggi tiga meter, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. 

Keterangan diperoleh dari Administrator Pelabuhan (Adpel) Babang, Halsel, Sabtu, menyebutkan, seluruh penumpang dan anak buah kapal (ABK) perahu motor tersebut yang jumlahnya 30 orang berhasil menyelamatkan diri dengan cara berenang ke pantai. 

Perahu motor tersebut mengalami musibah dalam pelayaran dari Babang menuju ke Desa Bibinoi (masih dalam wilayah Halsel) pada Jumat petang (15/1). 

Pemilik perahu motor tersebut, Poah, ketika dihubungi menceritakan, perahunya tenggelam setelah dihantam gelombang setinggi tiga meter. Saat itu kondisi cuaca di perairan Halsel memang kurang baik. 

Beruntung, perairan tempat tenggelamnya perahu motor tersebut dekat dengan pantai, sehingga seluruh penumpang dan ABK bisa menyelamatkan diri dengan cara berenang ke arah pantai. 

"Perahu motor tersebut berbobot 8 ton, jadi tenggelam bukan karena kelebihan penumpang, tapi murni akibat gelombang tinggi," ujar Poah. 

Pada awal pekan ini, sebuah perahu motor juga tenggelam di sekitar perairan Kayoa Halsel dalam pelayaran dari Kayoa menuju ke Desa Yaba (masih dalam wilayah Halsel). 

Jumlah penumpang perahu motor tersebut belum diketahui secara rinci, namun dipastikan seluruh penumpangnya selamat. Mereka (penumpang) diselamatkan oleh KM Aksar yang kebetulan lewat di sekitar lokasi musibah. 

Pada pekan lalu, sebuah kapal penumpang (KM Sayang) milik Pemkab Halmahera Tengah (Halteng) menabrak sebuah karang di perairan Weda, Halteng akibat gelombang tinggi. Seluruh penumpang kapal itu selamat. (T.PK-AF/L002/16-01-2010)