Pembentukan sejarah kerajaan Moloku di mulai pada tahun 1252 dengan Baab Mansur Malamo sebagai penguasa I.
Berdasarkan Zeif Beztur Regeling Tahun 1930, Maluku Utara dibagi dalam 3 (tiga) Swapraja yaitu :
 

  1. Kesultanan Ternate
  2. Kesultanan Tidore
  3. Kesultanan Bacan


Tiap Kesultanan dibagi menjadi distrik membawahi onder Distrik yang dikepalai oleh Holf, yang diangkat dan diberhentikan oleh sultan yang bersangkutan.

 Pada tahun 1957 lahirlah Undang-undang No 1 Tahun 1957 tentang pembagian wilayah Pemerintahan menjadi Pemerintahan Swapraja yang dipimpin oleh Kepala Pemerintahan setempat atau di sebut KPS. 

Pada masa Inpassing pemerintahan pada tahun 1960, daerah-daerah di pecah dalam bentuk distrik.

Perubahan pemerintah distrik di rubah menjadi Camat. Pada tahun 1957 camat Haerie menjadi camat pertama di kecamatan Bacan, yang sekarang setelah lahirnya Undang-undang No. 1 tahun 2003 tentang pemekaran wilayah Kabupaten Maluku Utara, dimana Labuha sebagai ibukota Kabupaten Halmahera Selatan, terdiri dari 9 (sembilan) Kecamatan yang dipimpin oleh Bupati. Yang aktifias Pemerintahannya mulai berjalan pada tanggal 9 juni 2003.