Kebijakan Umum anggaran dapat disebutkan sebagai berikut:

  1. Pengelolaan Keuangan diarahkan dalam upaya meningkatkan kemampuan, daya guna dan hasil guna perangkat dan lembaga keuangan di daerah.
  2. Keuangan daerah dilaksanakan secara serasi dan terpadu dengan sektor-sektor lain, dalam rangka mengembangkan, hubungan perimbangan keuangan antara pusat dan daerah
  3. Penerimaan daerah perlu terus diupayakan peningkatannya dengan cara intensifikasi dan ekstensifikasi sumber-sumber pendapatan daerah, disamping sumber keuangan yang berasal dari dana lainnya.
  4. Pengeluaran daerah perlu direncanakan secara cermat berdasarkan skala prioritas sehingga memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi pembangunan daerah untuk meningkatkan fungsi pelayanan dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
  5. Peningkatan kesadaran dan ketaatan masyarakat untuk membayar pajak dan retribusi secara jujur dan bertanggungjawab sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
  6. Anggaran daerah harus bertumpu pada kepentingan publik.
  7. Anggaran daerah disusun dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas secara rasional untuk keseluruhan alokasi dan distribusi anggaran.
  8. Anggaran daerah harus mampu menumbuhkan profesionalisme kerja di setiap Satuan Kerja Perangkat Daerah.
  9. Pengelolaan dana anggaran dikelola dengan berlandaskan prinsip value for money (ekonomis, efektif dan efisien).
  10. Seluruh alokasi, distribusi dan mekanisme anggaran diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat.