Sistem Informasi Pemerintah Daerah

Kabupaten Halmahera Selatan

Galeri Photo
Jumlah semua foto : 4 buah
Lihat Foto Lainnya
Polling
Anda Mengetahui Situs Ini Dari ?
Dengerin di Radio
Dikasih tau teman
Baca di koran
Dari Search engine
 
Statistik
Anda Pengunjung Ke:
Counter
Alamat IP: 38.107.191.106
Browser : Other
OS : Other
Anda terkoneksi tanpa proxy
STRATEGI PEMBANGUNAN DAERAH
Analisis Lingkungan Strategis
dikirim hari Selasa, 01 April 08, 00:59:29
Kekuatan
  1. Legitimasi politik yang kuat kepada pemerintah (khususnya kepala daerah) karena terpilih melalui pemilihan langsung.
  2. Antusiasme masyarakat terhadap pembangunan kabupaten baru yang cukup besar.
  3. Akar budaya Kabupaten Halmahera Selatan yang secara kultural agamis
  4. Tumbuhnya iklim politik yang semakin demokratis.
  5. Mulai terbentuknya stabilitas keamanan yang kondusif.
  6. Kemitraan eksekutif dan legislatif yang cukup bagus.
  7. Potensi sumberdaya alam yang cukup besar.
  8. banyaknya pembangunan yang
Kelemahan
  1. Data dan informasi tentang potensi serta permasalahan Kabupaten Halmahera Selatan belum lengkap dan belum tertata baik sehingga masih menyulitkan perencanaan, promosi dan evaluasi pembangunan.
  2. Dampak konflik horisontal yang masih terasa terhadap menurunnya kualitas kehidupan bermasyarakat.
  3. Struktur ekonomi lokal yang belum kuat.
  4. Kualitas SDM Halmahera Selatan yang masih rendah.
  5. Penegakan supremasi hukum yang belum berlangsung baik.
  6. Sumberdaya aparatur pemerintahan yang belum memenuhi kebutuhan dalam aspek kuantitas dan kualitasnya.
  7. Tugas dan fungsi pada unit-unit organisasi masih banyak yang tumpang tindih serta belum berorientasi pada kebutuhan pelayanan masyarakat.
  8. Letak Halmahera Selatan yang tidak dilewati oleh jalur transportasi laut utama (antar propinsi).
  9. Tingkat kemiskinan yang masih tinggi.
Peluang
  1. Diberlakukannya otonomi daerah yang memberikan kewenangan untuk mengatur pemerintahan daerah secara lebih leluasa.
  2. Adanya komitmen pemerintah pusat terhadap percepatan pembangunan di Kawasan Timur Indonesia.
  3. Adanya kemauan politik dari pemerintah pusat untuk mengembangkan sektor perikanan dan kelautan.
Ancaman
  1. Arus informasi global mudah mempengaruhi perilaku dan tatanan kehiudpan masyarakat.
  2. Perkembangan daerah dan perkotaan di luar Halmahera Selatan bisa menyebabkan mengalirnya modal dan tenaga kerja ke luar daerah.
  3. Halmahera Selatan dalam konteks hubungan dengan pusat pemerintahan (Jakarta) adalah wilayah pinggiran (frontier region) sehingga kurang menarik bagi investor
  4. Pemberlakuan pasar bebas bisa menyebabkan mengalirnya tenaga kerja dari luar dan bisa menyebabkan tersisihnya tenaga kerja lokal.
  5. Banyaknya pengangguran terbuka yang dapat berdampak pada kerawanan sosial.