Sistem Informasi Pemerintah Daerah

Kabupaten Halmahera Selatan

Galeri Photo
Jumlah semua foto : 4 buah
Lihat Foto Lainnya
Polling
Anda Mengetahui Situs Ini Dari ?
Dengerin di Radio
Dikasih tau teman
Baca di koran
Dari Search engine
 
Statistik
Anda Pengunjung Ke:
Counter
Alamat IP: 38.107.191.109
Browser : Other
OS : Other
Anda terkoneksi tanpa proxy
PNS HALSEL DIMINTA JANGAN JADI TIM SUKSES
dikirim hari Selasa, 23 Februari 10, 18:09:55, telah dibaca 235 kali

Ternate, 20/2 (Antara/FINROLL News) - Kalangan anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan (Halsel), Maluku Utara (Malut) meminta para pejabat dan PNS di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Halsel agar jangan menjadi tim sukses calon bupati/wakil bupati tertentu.

"Pejabat dan PNS di lingkup Pemkab Halsel harus netral dalam pemilihan umum kepala daerah (pemilukada). Kalau mereka menjadi tim sukses calon bupati/wakil bupati tertentu, itu jelas melanggar aturan," kata anggota DPRD Halsel Abdurahman Hamzah di Labuha, Sabtu.

Permintaan tersebut disampaikan menyusul laporan dari masyarakat mengenai adanya sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Halsel yang melakukan sosialisasi program kerja mereka di desa-desa, namun diselingi pula dengan ajakan untuk mendukung calon bupati/wakil bupati tertentu.

Abdurahman mengatakan, bupati dan para pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di Halsel harus menindak tegas pejabat atau PNS di daerah itu yang terbukti melakukan tindakan politik praktis dalam pemilukada di daerah itu.

Panwaslu Halsel juga diharapkan mengintensifkan mengawasan di lapangan, karena tindakan pejabat dan PNS tersebut, selain melanggar ketentuan, juga dapat menimbulkan konflik di masyarakat.

Sementara itu, Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halsel Dahrun Samad ketika dihubungi membenarkan bahwa Pemkab Halsel saat ini tengah melakukan sosialisasi program pemkab ke berbagai desa di Halsel.

Namun kegiatan tersebut sama sekali tidak ada kaitannya dengan pemilukada, apalagi untuk mendukung calon Bupati/Wakil Bupati tertentu, karena tujuannya semata-mata untuk memberi pemahaman kepada masyarakat mengenai program pemkab.

"Program Pemkab Halsel belum banyak yang diketahui oleh masyarakat, karena berbagai kendala, diantaranya sarana komunikasi yang terbatas dan letak geografis yang terpencil. Jadi kita ke desa-desa untuk menyampaikan kepada masyarakat mengenai program pemkab, bukan untuk kepentingan pemilukada," katanya.

Kalaupun dalam sosialisasi tersebut sempat menyinggung soal pemilukada, itu hanya sebatas hanya menyampaikan kepada masyarakat bahwa di Halsel akan digelar pemilukada dan masyarakat diharapkan berpartisipasi dalam pemilukada itu.

sumber : disini