Sistem Informasi Pemerintah Daerah

Kabupaten Halmahera Selatan

Galeri Photo
Jumlah semua foto : 4 buah
Lihat Foto Lainnya
Polling
Anda Mengetahui Situs Ini Dari ?
Dengerin di Radio
Dikasih tau teman
Baca di koran
Dari Search engine
 
Statistik
Anda Pengunjung Ke:
Counter
Alamat IP: 38.107.191.105
Browser : Other
OS : Other
Anda terkoneksi tanpa proxy
PEMKAB HALSEL SUBSIDI KAPAL LAYANI DAERAH TERPENCIL
dikirim hari Rabu, 06 Januari 10, 14:06:07, telah dibaca 209 kali

Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara memberikan subsidi kepada kapal rakyat yang melayani jalur Labuha, ibukota Kabupaten Halmahera Selatan dengan wilayah terpencil di daerah itu.

Ternate, 6/1 (Antara/FINROLL Lifestyle) - Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan, Maluku Utara memberikan subsidi kepada kapal rakyat yang melayani jalur Labuha, ibukota Kabupaten Halmahera Selatan dengan wilayah terpencil di daerah itu.

Transportasi laut dari Labuha ke wilayah-wilayah terpencil atau sebaliknya selama ini sangat sulit karena tidak ada kapal reguler yang melayani rute itu, kata Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Halsel Dahrun Samad di Ternate, Rabu.

Oleh karena itu, Pemkab Halsel melakukan terobosan dengan cara memberikan subsidi sebesar Rp300 juta per bulan kepada kapal rakyat yang melayani rute tersebut.

Ia mengatakan, saat ini ada satu kapal rakyat yakni KM Aksar Saputra yang mendapat subsidi dari Pemkab Halsel untuk melayani rute Labuha dengan sejumlah daerah terpencil di Halsel sekali dalam seminggu.

Pemkab Halsel akan mengupayakan tambahan satu kapal untuk melayani wilayah-wilayah terpencil di Halsel, sehingga seluruh wilayah terpencil di Halsel tidak ada lagi yang kesulitan transportasi, terutama dalam upaya memasarkan komoditas mereka.

Selama ini, kata Dahrun, masyarakat di sejumlah wilayah terpencil seperti di Gane Barat dan Gane Timur jika ingin ke Labuha harus memutar ke Kabupaten Halmahera Tengah kemudian ke Ternate, karena tidak ada transportasi kapal laut yang reguler melayani daerah tersebut dengan Labuha.

Kondisi tersebut sangat memberatkan masyarakat di Gane Barat dan Gane Timur, karena untuk ke Labuha mereka harus mengeluarkan biaya perjalanan minimal Rp500 ribu.

Sekarang dengan adanya kapal rakyat yang mendapat subsidi untuk melayani wilayah tersebut, biaya transportasi ke Labuha menjadi lebih murah berkisar Rp50 ribu.

Ia menambahkan, Pemkab Halsel juga terus berupaya membenahi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah Gane Barat dan Gane Timur, karena masih banyak ruas jalan di wilayah itu yang kondisinya rusak dan tidak dapat dilewati kendaraan roda empat.

 

sumber : dsini